Orang yang Melakukan Operasi Lasik Lebih Bahagia


Biaya Operasi Lasik | Operasi Lasik | Lasik Mata
Sumber: prk-surgery.com

Sebuah survei terbaru menunjukkan bahwa kepuasan pasien operasi lasik jauh lebih baik dibandingkan mereka yang tetap bertahan mengenakan lensa kontak. Sebelumnya, Dr. Francis Price Jr, MD, seorang dokter mata terlatih dari Indianapolis, mengamati 1.815 orang dewasa yang usianya kurang dari 60 tahun untuk mengevaluasi kepuasaan pasien yang melakukan metode koreksi penglihatan ini. Sekitar 1.111 orang berencana untuk menjalani lasik mata dan 704 orang lainnya memakai kontak lensa. 

Hasilnya, pada kelompok lasik dilaporkan bahwa sekitar 14 persen dalam tahun pertama melaporkan mengalami masalah kesulitan mengemudi di malam hari. Namun, angka ini menurun menjadi 7 persen di tahun kedua. Sebaliknya pada kelompok lensa kontak, hanya ada sedikit perubahan dalam tingkat kepuasaan selama masa tindak lanjut dua tahun.

Hasil ini menunjukkan bahwa reputasi lasik tidaklah terlalu buruk. "Teknologi telah mengalami peningkatan," tutup dr. Francis Price Jr.

More about → Orang yang Melakukan Operasi Lasik Lebih Bahagia

Bolehkah Anak-anak Operasi Lasik?



Biaya Operasi Lasik | Operasi Lasik |  Lasik Mata
Sumber: chesapeakefamily.com

Operasi lasik merupakan sebuah prosedur membentuk kembali kornea mata demi mendapatkan kembali penglihatan normal. Sejak lasik mata booming beberapa tahun terakhir, prosedur bedah mata yang menggunakan teknologi laser ini sudah membuktikan kehebatannya dalam mengoreksi penglihatan banyak penderita rabun  jauh, rabun dekat maupun silindris.

Meskipun begitu, lasik mata masih menyisakan tanda tanya bisakah prosedur ini dilakukan pada anak-anak. Masalah ini menjadi perdebatan di antara ahli mata. Sebagian besar dokter mata enggan untuk mengobati mata anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan. Namun di sisi lain, beberapa kasus menunjukkan bahwa anak-anak bisa turut mengambil manfaat dari operasi ini. 

"Anak-anak bukanlah kandidat untuk melakukan operasi lasik. Di usia tersebut, mata mereka masih terus berkembang," ungkap  Wayne Bizer, ahli bedah lasik.

Food and Drug Administration (Lembaga Pengawas Makanan dan Obat-obatan di Amerika) tidak menyetujui orang yang berusia di bawah 18 tahun untuk melakukan lasik mata. Hal ini mengingat pertumbuhan mata dan panjang bola mata biasanya akan menjadi stabil ketika seseorang menginjak usia 21 tahun.

Alasan lain mengapa anak-anak tidak diperbolehkan melakukan lasik adalah meskipun prosedur ini aman dan efektif, lasik mata memiliki komplikasi serius. Beberapa pasien orang dewasa yang telah menjalani operasi lasik ada yang mengalami melemahnya masalah penglihatan (penglihatan ganda, silau terhadap cahaya, hingga rendahnya kualitas penglihatan di malam hari), sindrom mata kering dan bahkan kehilangan penglihatan.
More about → Bolehkah Anak-anak Operasi Lasik?

Lasik Mata, Pilihan Tepatkah Untuk Anda?


Dokter Mata | Klinik Mata | Lasik Mata
Sumber: healthtap.com

Jika Anda sudah bosan dan lelah untuk selalu menggunakan kacamata ataupun kontak lensa, mungkin Anda bisa mempertimbangkan untuk melakukan operasi lasik mata. Prosedur laser ini bisa menjadi alternatif untuk mengatasi berbagai masalah kelainan refraksi mata Anda, mulai dari rabun jauh, rabun dekat dan silindris.

Sekitar 96 persen pasien bisa memiliki penglihatan yang diinginkan setelah melakukan lasik mata. Untuk mendapatkan prosedur bedah ini, Anda bisa langsung menghubungi klinik mata, dan membuat janji konsultasi dengan dokter mata di sana. Pasien juga akan melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui kondisi matanya sebelum operasi dilakukan.

Operasi lasik dimulai dengan membuat flap di kornea mata, dan kemudian menggunakan laser untuk membentuk kembali kornea dan memperbaiki masalah fokus di mata. Pasien juga akan diberikan anestesi lokal atau bahkan obat penenang sebelum operasi dimulai. 

More about → Lasik Mata, Pilihan Tepatkah Untuk Anda?

Konsumsi Alkohol, Risiko Katarak Meningkat?


Mata Katarak | Pengobatan Katarak
Sumber: webmd.com

Katarak merupakan kekeruhan di lensa alami mata. Dan, saat ini mata katarak menjadi penyebab utama masalah kebutaan. Katarak dapat berkembang pada salah satu atau kedua mata, tetapi tidak akan menyebar dari satu mata ke mata lain.

Penyakit mata ini kerap dikaitkan dengan masalah penuaan. Namun, sebenarnya ada banyak faktor yang memicu munculnya mata katarak. Salah satu yang harus diwaspadai adalah pengonsumsian minuman beralkohol.

Sebelumnya, sebuah penelitian menemukan antioksidan yang ditemukan dalam anggur merah memberikan kebaikan bagi mata. Namun sebelum Anda ingin meminumnya sekali lagi, mungkin Anda harus mempertimbangkan kembali efek berbahaya bahwa alkohol ternyata juga dapat memperburuk kondisi mata Anda.

Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa meminum alkohol secara berlebihan memiliki risiko tinggi mengembangkan sejumlah penyakit mata, termasuk mata katarak. Faktanya, sekitar 25 persen orang yang memiliki katarak merupakan orang yang usianya di bawah 65 tahun dan diketahui sebagai peminum alkohol berat. 

More about → Konsumsi Alkohol, Risiko Katarak Meningkat?

Penglihatan Ganda Pasca Pengobatan Katarak


Mata Katarak | Pengobatan Katarak
Sumber: Google

Memiliki mata katarak memang tidak akan merasakan sakit. Namun, memiliki katarak di mata dapat mengganggu penglihatan secara berkala. Pada kebanyakan kasus, pengobatan katarak banyak dilakukan agar penderita dapat beraktivitas normal kembali. Dan mengganti lensa alami mata dengan lensa intraokular akan mewujudkannya.

Operasi katarak cenderung dilakukan dalam waktu singkat. Pasien juga tak perlu menjalani rawat inap di rumah sakit. Akan tetapi, pasien yang hendak melakukan prosedur bedah menggunakan laser di mata ini harus mengetahui efek samping apa yang akan mungkin dialaminya setelah menjalani operasi tersebut.

Risiko penglihatan ganda atau juga dikenal dengan nama diplopia merupakan salah satu masalah yang mungkin bisa dialami setiap pasien operasi katarak. Hal ini terjadi karena proses penghapusan daerah keruh di lensa alami mata maupun penggantian lensa mata tidak dilakukan dengan benar. 

Diplopia biasanya disebabkan oleh dua mata yang tidak selaras satu sama lain. Setiap mata melihat objek, tapi karena keduanya tidak fokus, maka otak akan menafsirkan objek tersebut sebagai dua benda. Masalah ini bisa terjadi pada salah satu atau kedua mata Anda, Jadi, alangkah bijaknya Anda berkonsultasi dengan dokter mata untuk mengetahui mengenai risiko dan cara mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sebelum melakukan pengobatan katarak.

More about → Penglihatan Ganda Pasca Pengobatan Katarak

3 Alasan Ibu Hamil dan Menyusui Dilarang Operasi Lasik


Operasi Lasik | Lasik Mata | Harga Lasik
Sumber: perthlaservision.com.au

Sebenarnya, operasi lasik mata aman bagi siapapun yang sudah berusia 21 tahun ke atas. Sayangnya, operasi lasik mata tidak diperkenankan bagi wanita hamil dan menyusui. Dr. Stanley Teplick, seperti yang dikutip dari oregonlaser.com menjelasnya alasannya.

1. Perubahan penglihatan selama masa kehamilan dan menyusui. 
Fluktuasi hormon yang terjadi selama kehamilan dan saat menyusui menyebabkan resep penglihatan seorang wanita mengalami perubahan. Perubahan hormon terjadi mulai dari tahap awal kehamilan dan berlanjut sampai beberapa bulan setelah menyusui selesai. Ternyata, perubahan hormon dapat menyebabkan pembengkakan lensa, yang pada gilirannya mengubah tingkat gangguan rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme. 

2. Penggunaan obat-obatan tertentu.
Sebelum prosedur lasik dimulai, pasien akan diberikan obat penenang ringan untuk mengurangi kecemasan selama operasi dan membuat pasien tertidur. Sayangnya, ibu hamil dilarang mengonsumsi obat-obatan tersebut karena dapat menimbulka risiko bagi bayinya.

3. Masalah mata kering. 
Perubahan hormon juga menyebabkan terjadinya mata kering selama masa kehamilan dan menyusui. Pasien dengan gangguan mata kering tidak bisa menjadi kandidat ideal operasi lasik. Sebab, kondisi mata kering dikhawatirkan dapat menghambat penyembuhan.

More about → 3 Alasan Ibu Hamil dan Menyusui Dilarang Operasi Lasik

Apa Itu Penglihatan 20/20?


Mata Katarak | Pengobatan Katarak
Sumber: firmoo.com

Ketika seseorang melakukan pengobatan katarak maupun operasi lasik, tujuan awalnya untuk mendapatkan penglihatan 20/20. Tapi apakah Anda mengerti apa itu 20/20?

Penglihatan 20/20 merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk mengekspresikan ketajaman visual normal (kejelasan atau ketajaman penglihatan) yang diukur pada jarak 20 kaki. Angka pertama menunjukkan jarak, sementara angka kedua menunjukkan ukuran huruf di mana Anda bisa melihat dan membacanya. Jika Anda memiliki penglihatan 20/20, Anda dapat melihat dengan jelas pada jarak 20 kaki (sekitar 6 meter).

Lantas mengapa jarak 20 meter menjadi patokan? Menurut Dr. A. Tim Johnson, profesor Ophthalmology, ketika seseorang melihat sebuah benda sejauh 20 kaki, mata cenderung lebih santai dalam melihat. Mata tak perlu bekerja keras untuk mencari cahaya agar dapat memfokuskan gambar di retina. Untuk melihat benda-benda yang jaraknya tidak sampai 20 kaki, lensa mata harus mengurangi cahaya yang masuk ke dalam mata.

Data dari American Optometric Association mengungkapkan bahwa hanya sekitar 35 persen orang dewasa yang memiliki penglihatan 20/20 tanpa bantuan kacamata, lensa kontak atau operasi korektif. Ketajaman penglihatan berkembang sejak awal kehidupan, yaitu sekitar usia 6 bulan. Beberapa anak kehilangan penglihatan 20/20 saat berusia 8 atau 9 tahun ketika anak menjadi rabun jauh. 

More about → Apa Itu Penglihatan 20/20?

2 Penyebab Mata Katarak Akibat Penuaan


Mata Katarak | Pengobatan Katarak
Sumber: noraeyecare.optometry.net

Faktanya, penglihatan bisa mengalami perubahan seiring bertambahnya usia. Ketika Anda mencapai usia 60-an, maka Anda seharusnya memperhatikan tanda-tanda peringatan dari berbagai masalah yang berkaitan dengan kesehatan mata yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Pasalnya, banyak penyakit mata yang tidak menunjukkan gejala awal. Penyakit mata ini berkembang tanpa rasa sakit dan Anda mungkin tidak menyadari perubahan tersebut sampai kondisi kian parah.

Mata katarak merupakan salah satu gangguan penglihatan yang harus diwaspadai. Meskipun selalu dikaitkan dengan penuaan, katarak dapat terjadi akibat berbagai penyebab, seperti diabetes, infeksi/luka di mata, kebiasaan merokok hingga paparan sinar matahari. Namun, katarak terkait penuaan umumnya dapat terjadi dengan dua cara berikut ini:
1. Gumpalan protein mengurangi ketajaman gambar mencapai retina.

2. Lensa mata yang sebagian besar terdiri dari air dan protein. Ketika protein menumpuk di atas lensa, maka akan mengurangi cahaya masuk ke retina. 

Ketika katarak masih berukuran kecil, kekeruhan hanya mempengaruhi sebagian kecil dari lensa mata. Namun lambat laun, katarak akan tumbuh dan dapat memperburuk penglihatan. Lensa alami juga akan berubah menjadi warna kekuningan atau kecokelatana. Perubahan warna ini membuat penderita katarak kesulitan membaca atau melakukan kegiatan rutin lainnya. 
More about → 2 Penyebab Mata Katarak Akibat Penuaan

Kenali Komplikasi Pengobatan Katarak: Retina Edema


Mata Katarak | Pengobatan Katarak
Sumber: medicalxpress.com

Operasi mata, termasuk pengobatan katarak, dapat meningkatkan risiko berkembangnya retina edema atau makula edema akibat pembuluh darah yang bocor. Proses bedah menyebabkan peradangan di mata. Retina bisa menjadi bengkak setelah operasi katarak karena peradangan intraokular. Jenis makula edema yang berkembang setelah operasi mata katarak disebut edema makula cystoid. 

Edema makula cystoid menyebabkan penglihatan kabur pada pasien setelah operasi katarak. Jauh lebih berisiko terhadap penglihatan dibandingkan komplikasi pengobatan katarak lain dengan operasi, yaitu  retinal detachment atau endophthalmitis. Sekitar 1-3 persen pasien yang menjalani operasi katarak mengeluhkan mengalami penurunan penglihatan karena edema makula cystoid selang beberapa minggu setelah operasi. Jika gangguan tersebut muncul dalam satu mata, maka ada peningkatan risiko hingga 50 persen mempengaruhi di mata lainnya. Untungnya, masalah ini dapat diatasi dengan pengobatan yang benar. 

Jika Anda memiliki edema makula cystoid setelah operasi katarak, maka pengobatan awal yang dilakukan dokter bedah mata adalah memberikan obat tetes mata dan obat oral. Jika edema makula cystoid tidak merespons kedua obat tersebut, langkah berikutnya adalah memberikan suntikan obat prednison di belakang mata. Suntikan tidak menimbulkan rasa sakit, namun mata mungkin terasa bengkak dan nyeri selama satu atau dua hari sesudahnya. Seandainya suntikan tidak menyelesaikan masalah, maka operasi mungkin direkomendasikan.

More about → Kenali Komplikasi Pengobatan Katarak: Retina Edema

Cegah Infeksi Pasca Pengobatan Katarak


Mata Katarak | Pengobatan Katarak
Sumber: calgaryoptometry.com

Endophthalmitis merupakan masalah komplikasi serius komplikasi pengobatan katarak dengan operasi. Bakteri yang beredar melalui aliran darah ke dalam mata atau telah memasuki mata melalui luka bedah atau luka biasa akan memicu masalah endophthalmitis. Akibatnya, banyak pasien yang mengeluhkan masalah mata kemerahan, nyeri, kepekaan terhadap cahaya hingga memburuknya penglihatan. Jika mengalami keadaan seperti ini, segera temui dokter untuk dilakukan tindakan mengatasi endophthalmitis.

Oleh karena itu, perlu dilakukan beberapa langkah untuk mengatasi infeksi yang tak diinginkan, termasuk menjaga strerilasi. Bakteri dapat masuk ke mata selama operasi mata katarak. Jika pasien bisa memastikan permukaan matanya aman, serta peralatan operasi dan lensa buatan IOL steril sebelum dimasukkan ke mata, maka risiko infeksi bisa dicegah. Selain itu, panjangnya sayatan juga dapat memungkin bakteri masuk ke mata. 

Lantas, jika endophthalmitis muncul setelah satu atau dua minggu pasca operasi, kapan bakteri masuk ke mata? Bakteri bisa saja masuk saat operasi atau setelah operasi, karena beberapa bakteri dapat hidup di mata setelah beberapa minggu bahkan berbulan-bulan sebelum menunjukkan tanda-tanda inflamasi. 

More about → Cegah Infeksi Pasca Pengobatan Katarak